Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel
Pengarang: 
Ellisa A.Ma.Pust

A. DEFENISI PERPUSTAKAAN 1. Pengertian Perpustakaan Menurut pendapat beberapa dari tokoh para ahli : Perpustakaan diartikan sebuah ruangan atau gedung yang digunakan untuk menyimpan buku dan terbitan lainnya yang biasanya disimpan menurut tata susunan tertentu yang digunakan pembaca bukan untuk dijual ( Sulistyo, Basuki ; 1991 ). perpustakaan adalah suatu unit kerja yang berupa tempat menyimpan koleksi bahan pustaka yang diatur secara sistematis dan dapat digunakan oleh pemakainya sebagai sumber informasi. ( Sugiyanto ). Dari beberapa pendapat para ahli di atas,Dapat kita artikan secara umum bahwa perpustakaan adalah tempat penyimpan buku – buku atau bahan pustaka yang diatur secara sistematis dan sistem pengelolahannya dengan cara khusus, sebagai sumber informasi dan dapat digunakan oleh pemakainya. Ada dua unsur utama dalam perpustakaan, yaitu buku dan ruangan. Namun, di zaman sekarang, koleksi sebuah perpustakaan tidak hanya terbatas berupa buku-buku, tetapi bisa berupa film, slide, atau lainnya, yang dapat diterima di perpustakaan sebagai sumber informasi. Kemudian semua sumber informasi itu diorganisir, disusun teratur, sehingga ketika kita membutuhkan suatu informasi, kita dengan mudah dapat menemukannya. 2. Fungsi Perpustakaan Pada umumnya perpustakaan memiliki fungsi yaitu : a.Fungsi penyimpanan, bertugas menyimpan koleksi (informasi) karena tidak mungkin semua koleksi dapat dijangkau oleh perpustakaan. b.Fungsi informasi, perpustakaan berfungsi menyediakan berbagai informasi untuk masyarakat. c.Fungsi pendidikan, perpustakaan menjadi tempat dan menyediakan sarana untuk belajar baik dilingkungan formal maupun non formal. d.Fungsi rekreasi, masyarakat dapat menikmati rekreasi kultural dengan membaca dan mengakses berbagai sumber informasi hiburan seperti : Novel, cerita rakyat, puisi, dan sebagainya. e.Fungsi kultural, Perpustakaan berfungsi untuk mendidik dan mengembangkan apresiasi budaya masyarakat melalui berbagai aktifitas, seperti : pameran, pertunjukkan, bedah buku, mendongeng, seminar, dan sebagainya. 3.Maksud dan Tujuan Pendirian Perpustakaan Aktifitas utama dari perpustakaan adalah menghimpun informasi dalam berbagai bentuk atau format untuk pelestarian bahan pustaka dan sumber informasi sumber ilmu pengetahuan lainnya. Maksud pendirian perpustakaan adalah : a.Menyediakan sarana atau tempat untuk menghimpun berbagai sumber informasi untuk dikoleksi secara terus menerus, diolah dan diproses. b.Sebagai sarana atau wahana untuk melestarikan hasil budaya manusia ( ilmu pengetahuan, teknologi dan budaya ) melalui aktifitas pemeliharaan dan pengawetan koleksi. c.Sebagai agen perubahan ( Agent of changes ) dan agen kebudayaan serta pusat informasi dan sumber belajar mengenai masa lalu, sekarang, dan masa akan datang. d. Selain itu, juga dapat menjadi pusat penelitian, rekreasi dan aktifitas ilmiah lainnya. Tujuan pendirian perpustakaan untuk menciptakan masyarakat terpelajar dan terdidik, terbiasa membaca, berbudaya tinggi serta mendorong terciptanya pendidikan sepanjang hayat ( Long life education ) 4. Peran Perpustakaan Setiap perpustakaan dapat mempertahankan eksistensinya apabila dapat menjalankan peranannya. Secara umum peran – peran yang dapat dilakukan adalah : a.Menjadi media antara pemakai dengan koleksi sebagai sumber informasi pengetahuan. b.Menjadi lembaga pengembangan minat dan budaya membaca serta pembangkit kesadaran pentingnya belajar sepanjang hayat. c.Mengembangkan komunikasi antara pemakai dan atau dengan penyelenggara sehingga tercipta kolaborasi, sharing pengetahuan maupun komunikasi ilmiah lainnya. d.Motivator, mediator dan fasilitator bagi pemakai dalam usaha mencari, memanfaatkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan pengalaman. Berperan sebagai agen perubah, pembangunan dan kebudayaan manusia. B. DEFINISI PUSTAKAWAN 1. Pengertian Pustakawan Pustakawan adalah penyelenggara kegiatan perpustakaan dengan jalan memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan tugas lembaga induknya berdasarkan ilmu yang dimiliki melalui pendidikan (Kode Etik Pustakawan, 1998:1).Ada juga yang berpendapat bahwa pustakawan laksana kamus berjalan yaitu tempat bertanya segala informasi.Sebagaimana pendapat yang mengatakan bahwa perpustakaan yang merupakan tempat kegiatan seorang pustakawan disebut sebagai gudang ilmu, pusat informasi dunia, atau sarana kita mencari informasi sebagai jendela dunia. 2. Peran dan Tujuan Pustakawan peran pustakawan pada sebuah perpustakaan sebagai media penyampai informasi dapat dengan menggunakan berbagai program kemasan informasi dengan aneka penyajian. Dalam dunia belajar mengajar atau pendidikan dan pengajaran, peran perpustakaan masih menjadi kebutuhan pokok bagi para pendidik dan peneliti. Hal ini dikarenakan tidak semua informasi yang dibutuhkan dapat diperoleh dengan mudah. Berkaitan dengan sarana pembelajaran sebagai mitra dalam memperoleh informasi dari berbagai bidang ilmu pengetahuan, maka pustakawan sebagai mediator informasi sangat berperan. Oleh karena itu, kalangan pendidik atau siapapun yang ingin berperan sebagai penyampai ilmu pengetahuan (informasi) wajib mengetahui peran seorang pustakawan. Peran seorang pustakawan menjadi tolok ukur apakah informasi yang disampaikan bermanfaat atau tidak, sesuaikah dengan kebutuhan para pengguna atau pengunjung perpustakaan.Perpustakaan tanpa adanya pengguna, hanya menjadi gudang koleksi yang akhirnya menjadi sarang debu, seperti rumah tak bertuan. Karenanya, penting kiranya mengenal peran seorang pustakawan dalam mengelola sebuah perpustakaan, apa yang harus dilakukan terhadap koleksi perpustakaan agar informasi yang terdapat dalam sebuah koleksi bermanfaat bagi pengguna/pengunjung perpustakaan. Tujuan pustakawan hanyalah untuk selalu mengikuti perkembangan ilmu, memelihara akhlak dan kesehatan untuk dapat hidup dengan tenteram, dan bekerja dengan baik; serta selalu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam pergaulan dan bermasyarakat (Kode Etik Pustakawan, 1998:3). 3. Keterampilan yang Harus dimiliki Pustakawan Pustakawan yang diharapkan oleh pemakai perpustakaan,agar mendapat informasi yang berguna sesuai yang diinginkan.Beberapa ketrampilan yang harus dimiliki seseorang yang berprofesi sebagai pustakawan sebagai berikut : 1. Pustakawan hendaknya cepat berubah menyesuaikan keadaan yang menantang. 2. Pustakawan adalah mitra intelektual yang memberikan jasanya kepada pemakai. Jadi seorang pustakawan harus ahli dalam berkomunikasi baik lisan maupun tulisan dengan pemakai. 3. Seorang pustakawan harus selalu berpikir positif. 4. Pustakawan tidak hanya ahli dalam mengkatalog, mengindeks, mengklasifikasi koleksi, akan tetapi harus mempunyai nilai tambah, karena informasi terus berkembang. 5. Pustakawan sudah waktunya untuk berpikir kewirausahaan. Bagaimana mengemas informasi agar laku dijual tapi layak pakai. 6. Ledakan informasi yang pesat membuat pustakawan tidak lagi bekerja hanya antar sesama pustakawan, akan tetapi dituntut untuk bekrjasama dengan bidang profesi lain dengan tim kerja yang solid dalam mengelola informasi (Profesionalisme Pustakawan di Era Global, 2001). 4. Hubungan Pustakawan dan Perpustakaan Hubungan pustakawan dan perpustakaan tidak dapat dipisahkan karena perpustakaan hanyalah sebuah tempat penyimpanan atau kumpulan ilmu – ilmu pengetahuan,sedang kan pustakawan berperan sebagai mediator untuk mengelolah perpustakaan, menyampaikan informasi kepada masyarakat, menyelenggarakan kegiatan perpustakaan,dan mengerjakan tugas – tugas penting lainnya yang menyangkut perpustakaan,semua itu dilakukan pustakawan agar berjalannya semua proses kegiatan dan tujuan dari perpustakaan secara efektif dan efesien. Maka dari itu pustakawan harus diberdayakan dalam semua kegiatan yang ada diperpustakaan,karna pustakawan dan perpustakaan sangat berhubungan erat,pustakawan juga dapat dikatakan sebagai ujung tombak dari perpustakaan, dari sanalah saya memakai judul diatas, ”perpustakaan & pustakawan, bagaikan sayur tanpa garam”. 5. Penutup Profesi sebagai seorang pustakawan harus aktif kreatif melakukan pengembangan diri dalam rangka penyelenggaraan perpustakaan yang berorientasi pada kepuasan pemakai informasi. Peran dan tanggungjawab seorang pustakawan menjadi tolok ukur kepuasan pemakai. Peran pustakawan dituntut untuk mendengarkan dan menerima ‘suara-suara’ pelanggan dengan lapang dada demi kemajuan dan peningkatan pelayanan. Pesatnya peredaran informasi membuat profesi pustakawan harus mau bekerjasama dalam tim kerja dengan profesi bidang lain. Saya harap pembaca tulisan ini, dapat memanfaatkan dan mempergunakan tulisan ini dengan sebaik – baiknya terutama yang berpropesi sebagai pustakawan,jangan mudah putus asa, teruslah berkarya dan tetaplah berjiwa besar dalam kegiatan apapun yang berhubungan dengan kepustakawanan karena pustakawan menurut saya,tidak ada yang tidak dapat dilakukan selagi masih menyangkut dengan perpustakaan.dan sesungguhnya tulisan ini masih jauh dari kata sempurna,maka saya juga memerlukan kritik dan saran dari pembaca,terimaksih.

A. DEFENISI PERPUSTAKAAN 1. Pengertian Perpustakaan Menurut pendapat beberapa dari tokoh para ahli : Perpustakaan diartikan sebuah ruangan atau gedung yang digunakan untuk menyimpan buku dan terbitan lainnya yang biasanya disimpan menurut tata susunan tertentu yang digunakan pembaca bukan untuk dijual ( Sulistyo, Basuki ; 1991 ). perpustakaan adalah suatu unit kerja yang berupa tempat menyimpan koleksi bahan pustaka yang diatur secara sistematis dan dapat digunakan oleh pemakainya sebagai sumber informasi. ( Sugiyanto ) Dari beberapa pendapat para ahli di atas,Dapat kita artikan secara umum bahwa perpustakaan adalah tempat penyimpan buku – buku atau bahan pustaka yang diatur secara sistematis dan sistem pengelolahannya dengan cara khusus, sebagai sumber informasi dan dapat digunakan oleh pemakainya. Ada dua unsur utama dalam perpustakaan, yaitu buku dan ruangan. Namun, di zaman sekarang, koleksi sebuah perpustakaan tidak hanya terbatas berupa buku-buku, tetapi bisa berupa film, slide, atau lainnya, yang dapat diterima di perpustakaan sebagai sumber informasi. Kemudian semua sumber informasi itu diorganisir, disusun teratur, sehingga ketika kita membutuhkan suatu informasi, kita dengan mudah dapat menemukannya. 2. Fungsi Perpustakaan Pada umumnya perpustakaan memiliki fungsi yaitu : 1.Fungsi penyimpanan, bertugas menyimpan koleksi (informasi) karena tidak mungkin semua koleksi dapat dijangkau oleh perpustakaan. 2.Fungsi informasi, perpustakaan berfungsi menyediakan berbagai informasi untuk masyarakat. 3.Fungsi pendidikan, perpustakaan menjadi tempat dan menyediakan sarana untuk belajar baik dilingkungan formal maupun non formal. 4.Fungsi rekreasi, masyarakat dapat menikmati rekreasi kultural dengan membaca dan mengakses berbagai sumber informasi hiburan seperti : Novel, cerita rakyat, puisi, dan sebagainya. 5.Fungsi kultural, Perpustakaan berfungsi untuk mendidik dan mengembangkan apresiasi budaya masyarakat melalui berbagai aktifitas, seperti : pameran, pertunjukkan, bedah buku, mendongeng, seminar, dan sebagainya. 3. Maksud dan Tujuan Pendirian Perpustakaan Aktifitas utama dari perpustakaan adalah menghimpun informasi dalam berbagai bentuk atau format untuk pelestarian bahan pustaka dan sumber informasi sumber ilmu pengetahuan lainnya. Maksud pendirian perpustakaan adalah : 1.Menyediakan sarana atau tempat untuk menghimpun berbagai sumber informasi untuk dikoleksi secara terus menerus, diolah dan diproses. 2.Sebagai sarana atau wahana untuk melestarikan hasil budaya manusia ( ilmu pengetahuan, teknologi dan budaya ) melalui aktifitas pemeliharaan dan pengawetan koleksi. 3.Sebagai agen perubahan ( Agent of changes ) dan agen kebudayaan serta pusat informasi dan sumber belajar mengenai masa lalu, sekarang, dan masa akan datang. 4. Selain itu, juga dapat menjadi pusat penelitian, rekreasi dan aktifitas ilmiah lainnya. Tujuan pendirian perpustakaan untuk menciptakan masyarakat terpelajar dan terdidik, terbiasa membaca, berbudaya tinggi serta mendorong terciptanya pendidikan sepanjang hayat ( Long life education ) 4. Peran Perpustakaan Setiap perpustakaan dapat mempertahankan eksistensinya apabila dapat menjalankan peranannya. Secara umum peran – peran yang dapat dilakukan adalah : 1. Menjadi media antara pemakai dengan koleksi sebagai sumber informasi pengetahuan. 2. Menjadi lembaga pengembangan minat dan budaya membaca serta pembangkit kesadaran pentingnya belajar sepanjang hayat. 3. Mengembangkan komunikasi antara pemakai dan atau dengan penyelenggara sehingga tercipta kolaborasi, sharing pengetahuan maupun komunikasi ilmiah lainnya. 4. Motivator, mediator dan fasilitator bagi pemakai dalam usaha mencari, memanfaatkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan pengalaman. Berperan sebagai agen perubah, pembangunan dan kebudayaan manusia. B. DEFENISI PUSTAKAWAN 1. Pengertian Pustakawan Pustakawan adalah penyelenggara kegiatan perpustakaan dengan jalan memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan tugas lembaga induknya berdasarkan ilmu yang dimiliki melalui pendidikan (Kode Etik Pustakawan, 1998:1).Ada juga yang berpendapat bahwa pustakawan laksana kamus berjalan yaitu tempat bertanya segala informasi.Sebagaimana pendapat yang mengatakan bahwa perpustakaan yang merupakan tempat kegiatan seorang pustakawan disebut sebagai gudang ilmu, pusat informasi dunia, atau sarana kita mencari informasi sebagai jendela dunia. 2. Peran dan Tujuan Pustakawan peran pustakawan pada sebuah perpustakaan sebagai media penyampai informasi dapat dengan menggunakan berbagai program kemasan informasi dengan aneka penyajian. Dalam dunia belajar mengajar atau pendidikan dan pengajaran, peran perpustakaan masih menjadi kebutuhan pokok bagi para pendidik dan peneliti. Hal ini dikarenakan tidak semua informasi yang dibutuhkan dapat diperoleh dengan mudah. Berkaitan dengan sarana pembelajaran sebagai mitra dalam memperoleh informasi dari berbagai bidang ilmu pengetahuan, maka pustakawan sebagai mediator informasi sangat berperan. Oleh karena itu, kalangan pendidik atau siapapun yang ingin berperan sebagai penyampai ilmu pengetahuan (informasi) wajib mengetahui peran seorang pustakawan. Peran seorang pustakawan menjadi tolok ukur apakah informasi yang disampaikan bermanfaat atau tidak, sesuaikah dengan kebutuhan para pengguna atau pengunjung perpustakaan.Perpustakaan tanpa adanya pengguna, hanya menjadi gudang koleksi yang akhirnya menjadi sarang debu, seperti rumah tak bertuan. Karenanya, penting kiranya mengenal peran seorang pustakawan dalam mengelola sebuah perpustakaan, apa yang harus dilakukan terhadap koleksi perpustakaan agar informasi yang terdapat dalam sebuah koleksi bermanfaat bagi pengguna/pengunjung perpustakaan. Tujuan pustakawan hanyalah untuk selalu mengikuti perkembangan ilmu, memelihara akhlak dan kesehatan untuk dapat hidup dengan tenteram, dan bekerja dengan baik; serta selalu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam pergaulan dan bermasyarakat (Kode Etik Pustakawan, 1998:3). 3. Keterampilan yang Harus dimiliki Pustakawan Pustakawan yang diharapkan oleh pemakai perpustakaan,agar mendapat informasi yang berguna sesuai yang diinginkan.Beberapa ketrampilan yang harus dimiliki seseorang yang berprofesi sebagai pustakawan sebagai berikut : 1. Pustakawan hendaknya cepat berubah menyesuaikan keadaan yang menantang. 2. Pustakawan adalah mitra intelektual yang memberikan jasanya kepada pemakai. Jadi seorang pustakawan harus ahli dalam berkomunikasi baik lisan maupun tulisan dengan pemakai. 3. Seorang pustakawan harus selalu berpikir positif. 4. Pustakawan tidak hanya ahli dalam mengkatalog, mengindeks, mengklasifikasi koleksi, akan tetapi harus mempunyai nilai tambah, karena informasi terus berkembang. 5. Pustakawan sudah waktunya untuk berpikir kewirausahaan. Bagaimana mengemas informasi agar laku dijual tapi layak pakai. 6. Ledakan informasi yang pesat membuat pustakawan tidak lagi bekerja hanya antar sesama pustakawan, akan tetapi dituntut untuk bekrjasama dengan bidang profesi lain dengan tim kerja yang solid dalam mengelola informasi (Profesionalisme Pustakawan di Era Global, 2001). 4. Hubungan Pustakawan dan Perpustakaan Hubungan pustakawan dan perpustakaan tidak dapat dipisahkan karena perpustakaan hanyalah sebuah tempat penyimpanan atau kumpulan ilmu – ilmu pengetahuan,sedang kan pustakawan berperan sebagai mediator untuk mengelolah perpustakaan, menyampaikan informasi kepada masyarakat, menyelenggarakan kegiatan perpustakaan,dan mengerjakan tugas – tugas penting lainnya yang menyangkut perpustakaan,semua itu dilakukan pustakawan agar berjalannya semua proses kegiatan dan tujuan dari perpustakaan secara efektif dan efesien. Maka dari itu pustakawan harus diberdayakan dalam semua kegiatan yang ada diperpustakaan,karna pustakawan dan perpustakaan sangat berhubungan erat,pustakawan juga dapat dikatakan sebagai ujung tombak dari perpustakaan, dari sanalah saya memakai judul diatas, ”perpustakaan & pustakawan, bagaikan sayur tanpa garam”. 5. Penutup Profesi sebagai seorang pustakawan harus aktif kreatif melakukan pengembangan diri dalam rangka penyelenggaraan perpustakaan yang berorientasi pada kepuasan pemakai informasi. Peran dan tanggungjawab seorang pustakawan menjadi tolok ukur kepuasan pemakai. Peran pustakawan dituntut untuk mendengarkan dan menerima ‘suara-suara’ pelanggan dengan lapang dada demi kemajuan dan peningkatan pelayanan. Pesatnya peredaran informasi membuat profesi pustakawan harus mau bekerjasama dalam tim kerja dengan profesi bidang lain. Saya harap pembaca tulisan ini, dapat memanfaatkan dan mempergunakan tulisan ini dengan sebaik – baiknya terutama yang berpropesi sebagai pustakawan,jangan mudah putus asa, teruslah berkarya dan tetaplah berjiwa besar dalam kegiatan apapun yang berhubungan dengan kepustakawanan karena pustakawan menurut saya,tidak ada yang tidak dapat dilakukan selagi masih menyangkut dengan perpustakaan.dan sesungguhnya tulisan ini masih jauh dari kata sempurna,maka saya juga memerlukan kritik dan saran dari pembaca,terimaksih.

Online Public Acces Catalog